Hasil CFD sama-sama bergantung pada leverage dan arah yang Anda pilih.

Memulai trading forex seringkali terasa mahal, tapi tidak dengan Fusion Markets. Jawaban singkatnya: broker yang berbasis di Australia ini tidak menetapkan deposit minimum sama sekali. Artinya, secara teori Anda bisa mulai dengan dana berapa pun, termasuk nominal yang sangat kecil. Namun, praktiknya di Indonesia ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama soal konversi mata uang dan regulasi.
Sebagai platform yang didirikan pada 2017 di Melbourne, Fusion Markets menawarkan dua tipe akun: Zero dan Classic. Keduanya sama-sama tanpa deposit minimum. Fokus kami di sini adalah bagaimana Anda, sebagai trader di Indonesia, benar-benar bisa mengisi akun, berapa biaya yang muncul, dan apa saja yang perlu dicek sebelum mengirim uang.
Cara Deposit dari Indonesia
Metode pembayaran utama untuk trader Indonesia adalah transfer bank lokal. Anda bisa menggunakan BCA, Bank Mandiri, BNI, atau BRI. Selain bank, ada juga e-wallet seperti GoPay, OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, dan standar pembayaran nasional QRIS.
Fusion Markets secara global biasanya mengonversi deposit ke akun dasar USD. Ini berarti ada biaya konversi mata uang yang tidak terlihat langsung. Anda mengirim Rupiah, lalu broker menghitung nilainya dalam Dolar AS sebelum masuk ke akun trading. Selisih kurs inilah yang menjadi biaya tersembunyi.
Proses depositnya relatif cepat. E-wallet dan QRIS biasanya masuk dalam hitungan detik. Transfer bank lokal bisa memakan waktu beberapa menit hingga beberapa jam tergantung bank pengirim dan jam operasional.
Biaya tersembunyi di akun zero
Karena tidak ada deposit minimum, fokus biaya bergeser ke spread dan komisi. Untuk akun Zero, spread mentah mulai dari 0.0 pip dengan komisi AUD 4.50 per sisi per lot. Untuk akun Classic, tidak ada komisi, tetapi spread mulai dari sekitar 0.9 pip.
| Tipe Akun | Spread USD/CAD | Komisi | Deposit Minimum |
|---|---|---|---|
| Nol | Mulai 0.0 pip | AUD 4.50 per sisi per lot | Rp0 |
| Classic | Mulai 0.9 pip | Tidak ada | Rp0 |
Bandingkan dengan broker lokal berlisensi BAPPEBTI yang mungkin menawarkan deposit mulai Rp75.000 hingga Rp400.000. Meski deposit minimum mereka kecil, spread dan biaya administrasi bisa berbeda. Biaya total trading di Fusion Markets, terutama di akun Zero, dikenal sebagai salah satu yang terendah untuk perdagangan internasional.
Risiko Leverage
Fusion Markets, seperti broker internasional lainnya, menawarkan leverage hingga 1:500. Ini berarti dengan modal kecil, Anda bisa membuka posisi yang jauh lebih besar. Trading forex adalah aktivitas berisiko tinggi dengan leverage. Mulailah dengan nominal yang Anda relakan untuk hilang.
Status Regulasi di Indonesia
Poin penting yang harus Anda tahu: Fusion Markets tidak memiliki lisensi lokal dari BAPPEBTI. Berdasarkan regulasi, perdagangan forex/CFD ritel di Indonesia hanya legal melalui broker lokal berlisensi BAPPEBTI (pialang berjangka) yang bertransaksi di JFX atau ICDX. Broker luar negeri tanpa lisensi lokal tidak diizinkan melayani warga Indonesia.
Banyak trader Indonesia memilih broker luar negeri karena biaya lebih rendah dan instrumen lebih banyak. Namun, Anda harus sadar bahwa Anda beroperasi di luar pengawasan langsung BAPPEBTI. BAPPEBTI aktif memblokir situs broker ilegal, jadi memilih entitas yang teregulasi kuat di negara asalnya adalah langkah bijak.
Fusion Markets diawasi oleh otoritas keuangan di Australia dan Seychelles. Ini adalah keuntungan: mereka harus memisahkan dana klien dari dana operasional perusahaan, sesuai standar internasional. Sebelum deposit, verifikasi nama perusahaan di situs resmi regulator mereka.
Kewajiban Pajak
Keuntungan trading forex dikenakan PPh progresif hingga 35% untuk penghasilan di atas Rp5 miliar. Anda harus melaporkan keuntungan ini sebagai "Penghasilan Lainnya" di SPT Tahunan 1770, terlepas dari apakah dana disimpan di luar negeri.
Platform dan Instrumen
Fusion Markets mendukung MetaTrader 4, MetaTrader 5, cTrader, dan integrasi TradingView. Semua platform ini bisa diakses di desktop, web, dan mobile. Untuk instrumen, tersedia lebih dari 250 pilihan: 90+ pasangan forex, logam, komoditas, indeks, CFD saham, dan CFD kripto.
Pilihan platform yang banyak memberi fleksibilitas. Namun, bagi pemula, ini bisa membingungkan. Kami sarankan mulai dengan MT4 atau MT5 karena paling banyak tutorial dan komunitasnya. Untuk akun swap-free atau Islami, Fusion Markets menyediakannya berdasarkan permintaan, relevan mengingat Indonesia adalah negara mayoritas Muslim.
Kesimpulan
Fusion Markets adalah pilihan yang masuk akal untuk trader yang fokus pada biaya rendah dan transparansi spread. Ketiadaan deposit minimum jelas menguntungkan mereka yang ingin mencoba strategi baru dengan modal kecil. Trader aktif yang melakukan banyak transaksi akan merasakan penghematan signifikan dari biaya per lot yang rendah.
Kategori trader tertentu perlu berpikir dua kali. Mereka yang baru mengenal trading dan menginginkan pengawasan langsung dari regulator Indonesia sebaiknya mempertimbangkan broker lokal berlisensi BAPPEBTI. Sama halnya dengan Anda yang tidak nyaman dengan fluktuasi kurs IDR-USD saat deposit. Broker lokal menyelesaikan transaksi langsung dalam Rupiah, menghilangkan faktor ini.
Pertanyaan
Apakah ada biaya tersembunyi saat deposit dengan Rupiah?
Tidak ada biaya deposit langsung, tetapi ada selisih kurs saat broker mengonversi IDR ke USD untuk akun trading Anda. Ini adalah biaya yang melekat dan bervariasi tergantung nilai tukar harian.
Berapa cepat deposit via bank lokal BCA?
Transfer bank lokal biasanya masuk dalam hitungan menit hingga beberapa jam. Jika dilakukan di jam kerja perbankan, prosesnya cenderung lebih cepat. E-wallet atau QRIS jauh lebih cepat, seringkali dalam hitungan detik.
Apakah Fusion Markets menerima pembayaran lewat OVO atau DANA?
Ya, Fusion Markets mendukung berbagai metode pembayaran lokal Indonesia termasuk OVO, DANA, GoPay, dan LinkAja, serta standar QRIS. Ini memudahkan deposit bagi pengguna yang tidak memiliki rekening bank besar.

